Harga Discount

Untuk mendapatkan harga DISKON spesial & layanan pesan antar GRATIS, hubungi kami (021) 9833 0857; (021) 27459400; 08158793215

www.saung.amanah.com
www.sarungpekalongan.blogspot.com
email : saung.amanah@yahoo.com



Rabu, 09 November 2011

Kecemburuan Wanita


Kecemburuan Wanita

Penulis : Khaulah Darwis
Tebal : XVIII + 164 halaman
Harga : Rp 30.000,-
Penerbit : Pustaka Imam Syafii

"Cintailah orang yang kamu cintai dengan sewajarnya! Karena barangkali suatu saat kamu membencinya. Dan bencilah orang yang kamu benci dengan sewajarny! Sebab, mungkin saja suatu hari kamu mencintainya." (HR. Al-Baihaqi, at-Tirmidzi, dll)

Kecemburuan merupakan hal alamiah yang melekat pada diri manusia. Namun, ketika kecemburuan ini terekspresikan dalam wujud yang tidak wajar dan berlebihan, sehingga berakibat merugikan diri sendiri dan orang lain, maka itu tidak lagi alami, tetapi anomali (abnormal). Kecemburuan ini lebih banyak terjadi pada kaum wanita. Tetapi, ini juga tidak lepas dari situasi yang terjadi di sekitarnya yang menyulut munculnya kecemburuan. Dengan kata lain, konstruk sosial juga berandil dalam memunculkan kecemburuan wanita ini.

Kecemburuan yang melewati batas kewajaran sangat berbahaya. Kehancuran secara fisik dan nonfisik serta disharmoni sosial adalah akibat paling terang dari kecemburuan yang seperti itu. Karena kecemburuan, ada seorang istri yang tega membunuh suaminya sendiri, tanpa melakukan verifikasi atas validitas informasi yang diterimanya. Karena kecemburuan pula, ada seorang wanita yang membenci keluarga dan sanak saudaranya sendiri, bahkan anaknya sendiri.

Islam hadir untuk menciptakan kehidupan yang harmonis, baik di lingkup keluarga maupun masyarakat. Kecemburuan yang berdampak buruk seperti itu jelas bukan hal yang diharapkan oleh Islam. Buku ini mengulas soal kecemburuan kaum wanita sekaligus memberikan petunjuk bagaimana langkah-langkah yang tepat untuk mencegah munculnya kecemburuan yang destruktif ini. Islam memandang sisi internal dan eksternal perlu diperbaiki sekaligus. Dari sisi wanita yang pencemburu maupun dari sisi situasi di luarnya yang sedikit banyak juga ikut berandil. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar